Terlahir dengan kemampuan membaca pikiran orang lain, Fukami Kokoro merasa muak dengan kesenjangan antara perasaan sebenarnya orang lain dan sikap yang mereka tunjukkan, membuatnya tidak bisa mempercayai siapa pun. Kemudian dia bertemu dengan seorang pria yang hanya memiliki motif tersembunyi, yang pikiran dan perasaannya benar-benar jujur!? Saat dia terombang-ambing oleh pikiran pria itu yang sama sekali tidak disaring, Kokoro untuk pertama kalinya merasakan rasa aman yang datang dari mengetahui bahwa tidak ada kebohongan, dan sedikit demi sedikit, mulai membuka hatinya.